Sepi karena Covid-19, Skatepark Pasar Rebo Kini Menjadi pusat rekreasi generasi tua dan muda. (Wawancara)
Skatepark Rp.14,3 Milliar berstandar internasional diresmikan Anies Baswedan, Pasar Rebo, Jakarta 18 Agustus 2019.
Skatepark yang di bondong menelan biaya Rp.14,3 Milliar ini dibangun menggunakan biaya APDB DKI Jakarta. Meski Mengalami Pro dan Kontra terkait biaya pembangunannya yang fantastis, Skatepark yang berlokasi di bawah kolong flyover Pasar Rebo ini disambut meriah oleh para komunitas - komunitas Skaters JaBoDeTaBek. Namun sayangnya tak berselang lama setelah peresmian Skatepark, 2 Maret 2020, Indonesia harus mengalami Lockdown akbat Virus Covid-19. Ini menyebabkan berkurangnya pengunjung dan pengguna Skatepark seberjalannya waktu.
Hal ini dijelaskan oleh para pedagang sekitar flyover Pasar Rebo yang menyatakan bahwa skatepark sudah sangat ramai dan bagus untuk dijadikan tempat berjualan, tidak seperti saat zaman covid yang membuat tak ada seorangpun yang mengunjungi skatepark. "sekarang mah rame mas, tidak sebeperti dahulu pas zaman covid. Sepi banget, padahal mah baru di resmiin" ujar salah satu pedagang di kawasan flyover pasar rebo.
Kemeriahan para Skaters kolong flyover Pasar Rebo membuat perputaran bagi para pedagang di kawasan flyover Pasar Rebo, para pedagang juga mengatakan "hebat sebenarnya mereka, seperti minggu kemarin ada rombongan 1 bisa dari pekalongan kesini hanya untuk lomba skateboard," para pedagang juga menambahkan " sudah begitu yang main datang kesini bukan cuman akamsi aja, kadang ma ada dari pekalongan yang saya bilang, ada yang dari suka bumi, ya jabodetabek, ada juga waktu itu bule datang main kesini."
Kagum atas kebersamaan yang diciptakan para skaters para pedagang juga tidak menyangka bahwa para skater mengepel dan membersihkan arena skate walaupun sudah ada petugas kebersihan yang mengurusnya. "sampai ngepel sendiri mereka mah, saya aja kaget. Ada orang orang yang bener bener peduli sama hal yang memang hobi dan lingkungan mereka." ujar pedagang kawasan Pasar Rebo
Hal ini di benarkan oleh Sakti,20 tahun, Skaters muda asal jakarta. alam wawancara dia menyatakan " iya memang ngepel lantai sendiri. Kadang - kadang tapi soalnya kan emang sudah ada petugas kebersihan yang merawat ya" "suka ga betah aja sebenernya kalau tempatnya kotor,soalnya kan kita yang pakai juga jadi ya harus bersih." tambah sakti dalam wawancara.
Selain itu sakti juga memberitahukan bahwa para skaters yang berada disini kebanyakan merupakan warga pasar rebo dan sekitaran JABODETABEK. Tak Peduli akan perbeandingan usia mereka, para skaters berkumpul dan saling berkenalan sesama komunitas dan mengajarkan cara cara bermain skateboard keepada anak - anak yang hadir di skatepark.
Tak hanya itu para pengunjung skatepark juga turut mengadakan ajang perlombaan guna melihat siapakah yang memiliki trik dan keahlian dalam menggunakan papan seluncur mereka. selain Skateboard ternyata Skatepark Pasar Rebo juga digunakan oleh para komunitas BMX, Scooter, juga skate. Mereka turut menikmati fasilitas umum yang tersedia sebagai tempat latihan dan sosialisasi mereka, ucap sakti.
Sebagai anak muda penyuka skateboard sakti berharap bahwa kebersihan lingkungan skatepark dapat lebih di perhatikan oleh pemerintah dan juga pengelola tempat, sedikitnya tempat sampah yang di taruh di area skates dapat menyebabkan penyebaran penyakit atau bahkan kecelakaan - kecelakaan yang tidak di sengaja seperti, tegelincir hingga dislokasi. Diharapkan juga para pengunjung skatepark dapat terus menjaga kebersihan dan ketertiban yang ada di skatepark ini sehingga semuanya dapat dengan nyaman menggunakan fasilitas ini.
Comments
Post a Comment